SEM Marginal

Penyebab godness of fit pada analsis SEM dikategorikan marginal dapat ditelusuri dari asumsi dalam analisis SEM itu sendiri.
 
Contoh analisis jalur pada SEM

  • Tidak terpenuhinya asumsi multivariate normal distribution of the indicators. Ini artinya data tidak berdistribusi normal (Byrne, 2001). Jika pengukur indikator adalah jawaban responden, kemungkinannya bahwa kebanyakan menjawab setuju (skor 4).
  • Tidak terpenuhinya asumsi linearity antara variabel laten. Artinya variasi jawaban variabel bebas tidak selalu diikuti dengan variasi variabel terikat (Ferdinand, 2000). Dengan kata lain ada ketidak-konsistenan jawaban antara variabe laten.
  • Terjadi multiple indicators (Kline, 2001) yaitu gejala sebaran data suatu indikator identik dengan indikator lainnya.
  • Data dalam bentuk non interval. Penggunaan data ordinal disarankan harus diubah ke interval (Narimawati, 2001) dengan menggunakan method of successive interval (MSI)
  • Jumlah data (n) relatif kecil. Ukuran sampelnya berkisar antara 200 – 400 untuk model-model yang mempunyai indikator antara 10 – 15 (Byrne, 2001).

Daftar Pustaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *